Candle In The Blackout

Lumayanlah, hari ini saya sudah bisa buka sebagian besar website-website langganan. Googling juga sudah mulai lancar meskipun masih nggak kuat untuk masuk ke link yang tersedia. Seperti lilin kecil di kegelapan, koneksi kurang dari 10Kbps yang saya dapet ini cukup membantu menemukan banyak hal yang saya cari. Dibawah ini screenshot dari CTC speed test di komputer saya sebelum dan sesudah Virtual Blackout. Terlihat disitu perbedaannya sangat besar, saya kehilangan lebih dari 90% b/w dari hari biasa.

sebelum blackout

Before the blackout

sesudah blackout

After the blackout

Yang menarik, sepertinya hanya pemerintah Indonesia yang terlihat sangat gagap menghadapi bencana ini. Ketika para pemimpin negara tetangga kita langsung melakukan antisipasi secara cepat beberapa jam setelah kejadian, setidaknya memberikan informasi yang benar tentang apa yang terjadi kepada rakyatnya, disini bahkan Menteri yang berhubungan dengan internet sama sekali nggak turun tangan. Hanya Dirjen Postel yang lantas mengundang seluruh ISP pada H+1, jelas sangat telat untuk dunia yang dihitung dengan milisecond itu.

Sudah begitu, pak Dirjen ini nampak sekali tidak mengetahui dampak yang diakibatkan oleh putusnya internet di Asia. Pada hari pertama beliau langsung bilang angkat tangan, jelas bukan kata-kata yang baik ditengah kepanikan yang melanda. Pada hari kedua, bisa-bisanya pak Dirjen mengatakan untuk puasa internet sajalah. Ya memang benar pak, tanpa Anda bertindak pun kami semua sudah siap untuk tidak melakukan aktifitas maya, meski internet bagi sebagian kalangan adalah tulang punggung bagi hidupnya, beberapa bidang bahkan benar-benar hidup didalam internet seperti di Matrix itu. Boleh-boleh saja pemerintah menyatakan angkat tangan, mati dulu sebentar atau nggak usah hidup sama sekali, tapi setidaknya harus berjuang sekuat tenaga dulu untuk mengatasinya, minimal menyebarkan info yang tepat untuk bangsa Indonesia. Wah pak, baru jadi Dirjen saja Anda ini sudah nampak kurang pinter, saya khawatir nanti kalau naik jadi menteri Anda kesulitan mengimbangi pak Presiden kita yang Doktor terkenal itu :p


0 Responses to “Candle In The Blackout”

  1. No Comments

Leave a Reply





Pics