Kemalingan
Published September 6th, 2007 in General.
Akhir pekan lalu saya ke Jogja. Namun sejam sebelum berangkat, insiden kecil malah mengganggu, seseorang atau sesuatu sudah berhasil mengambil alih ID yahoo saya, ironnius. Padahal saya menggunakannya untuk mendaftar semua milis yang saya ikuti, dari situ baru diforward ke e-mail yang lain. YM dengan lebih dari 100 kontak juga saya aktifkan dengan ID itu, –ketauan kan kalau kerjaan saya cuma chatting :p -. Setelah setengah jam melacak dibantu Riyang, sahabat saya yang hidup dengan internet dan tinggal di Jogja, kami nyerah dan harus mengikhlaskan ID itu hilang. Sayang disayang, ironnius saya buat saat masih kuliah semester 1. Untungnya saat ini e-mail yang saya gunakan untuk komunikasi aktif bukan yang itu.Beberapa bulan lalu ada kasus pencurian alamat e-mail seorang Executive CD papan atas yang lantas digunakan pelaku untuk mencemarkan nama beliau. Namun dalam kasus saya, kekhawatiran itu tidak terlalu perlu, memangnya saya siapa? Saya tidak seterkenal dan seselebritis ECD tadi. Kalau mau memeras jelas tidak ada uang untuk membayarnya. Paling saya berikan sekalian lalu tinggal bikin e-mail gratisan baru. Ehehe.
Karena masih penasaran dan sayang, saya berusaha sekali lagi untuk merebut ID itu. Begitu sampai Jogja, langsung telepon Riyang dan bilang kalau saya akan ke segera kantornya, numpang pakai internet supercepat yang mereka miliki.
Oh ya, ada cerita sendiri tentang kantor Riyang. Ini adalah perusahaan WebHosting yang letaknya antah berantah diujung utara Jogja. Kurir FedEx-pun dijamin tersesat kalau disuruh kesana. Sebagai tanda jauhnya dari pusat kota, gunung Merapi terlihat lebih besar. Untuk kesanapun harus melewati persawahan. Namun siapa duga, dengan letak yang menyesatkan, perusahaan ini menyembunyikan nilai usaha yang amat mahal. Juga termasuk salah satu WebHosting terbesar di Indonesia. Pelanggannya hampir 3000 dan menggaji karyawannya setara dengan standar gaji karyawan di Gedung Sentral Senayan. Fasilitas tersedia lengkap termasuk TV satelit, akses internet broadband dan kamar-kamar untuk istirahat. Mereka masih muda, tinggal di Jogja bergaji Jakarta dan masih bisa menghirup dalam-dalam udara pegunungan. Sungguh pekerjaan impian.
Kembali soal colong-mencolong yang menjadikan saya korban. Semua cara untuk mengambil alih gagal terus, termasuk membuka teka-teki dari Yahoo yang sebenarnya ditujukan untuk para pelupa. Malah pertanyaan petunjuk sudah diganti juga oleh penjahatnya. Kemungkinan pelakunya 50:50 antara manusia dan aksi phising oleh perangkat lunak. Yang kedua ini saya ragu karena seingat saya tidak pernah terjebak, tapi entah kalau sedang lalai.
Akhirnya saya lupakan ironnius dan mengaktifkan ID yang biasanya cuma buat back-up, faharifin. Satu-persatu kontak dari ironnius saya masukkan ke ID baru, sambil mengabarkan perubahan ini ke mereka. Yang paling males, saya harus mendaftar ulang beberapa milis yang sudah lama saya ikuti. Saya bukan fans Yahoo, tapi YM & Yahoogroups mengharuskan join. Kalau tidak, pasti akan ber-Google saja.
Dari kejadian ini ada sesuatu yang saya dapat, bahwa selain menakjubkan, internet adalah dunia yang sama sekali tidak aman. Kata sahabat saya diatas, internet adalah dunia tanpa aturan, hanya yang kuat yang menang, hanya yang cepat yang bertahan, tidak ada polisi yang melindungi atau memalak semena-mena. Internet adalah dunia serba ada, dari yang ada menjadi tidak ada dan dari yang tidak ada menjadi ada. Semua tidak terlihat dan semua bisa melihat, jangan menganggap aman dan menyepelekan. Dan memakai satu password untuk semua account tanpa pernah menggantinya adalah tindakan paling konyol yang saya lakukan selama ini. Kapok pok pok pok!
turut berduka cita atas musibah yang dialami…..
(malah mringis hehehe)
Dulu gw juga penah tu… Yahoo emang gak aman banget mending Gmail jauh. Lagian Yahoo juga banyak iklan… ampe puyeng ngeliatnya…
nah.. maka dari itu Mas, kalo maenan internet tuw ya mbok yang bijak aja, kayak saya ini lho
kalo ke Jogja lagi, sekalian ajak kurir FedEx, tunjukin jalannya, biar ga tersesat
Kalau mau cepet, mending kurir FedExnya dipaketin lewat kantor pos. Kan pak pos sering nganterin wesel ke situ
Waw.. wesel harus ambil di kecamatan, ga nyampe kesini. pake burung merpati aja kali yee..
Kemungkinan phising pak, tapi tetap waspada aja dengan orang disekitar. Karena tak pernah tahu kepentingan mereka dengan privasi kita.
kesimpulan yang bagus.
jadi kangen jogja nih…
ada tips biar gak ‘kemalingan’? tp jangan gonta-ganti pasword, pusing euy ngapalinnya…
@bangsari
Bodo ra bali pakde?
@BuHa
Wah kayanya cuma itu cara yang paling ampuh bud. Wong gratisan koq maunya aman, lha parkir motor aja udah bayar masih bisa ilang je. Hehehe.
Ron, kalo bisa take over lagi ironnius, aku tolong dibantu buat melacak petakumpet@yahoo.com, petakumpet@hotmail.com dan www.petakumpet.com. Tiga-tiganya sukses dicuri dengan gegap gempita. Password lamanya gak mempan udah dirubah malingnya. Hattrick dicuri harta virtual itu menunjukkan emang dunia beginian bahaya, atau kitanya yang terlalu percaya orang plus bonus gaptek. he he he
Wadoh, kayanya kalo e-mail gratisan hilang harus segera diikhlaskan mas. Kemaren nyarinya sudah dibantu dukun plus dibekali GPS dan anjing pelacak tetep aja nggak bisa ketemu. Kalo yang petakumpet.com nya harusnya masih bisa diambil, cukup hubungi webhostingnya (kalo lokal lebih enak). Tapi kalo sudah expire tetep harus dibeli lagi.
Saya lebih setuju statement yang pertama mas, dunia beginian nggak ada aman-amannya blas. hehehe.