Rona dan Kisah Palsu di Daun Muda
Published October 30th, 2009 in General.Alkisah seorang gadis cantik berusia 22 tahun yang periang bernama Rona Jingga Hati. Sejak pacarnya dengan sengaja melindas kucing ketika mereka tengah bertengkar di mobil, Rona berubah menjadi aktifis pecinta kucing. Dengan idealismenya yang berapi-api, ia bergabung dengan milis Pecinta Kucing pada 16 oktober lalu. Beberapa hari setelahnya, ia mengumumkan akan membuat sebuah kontes kucing cantik via online. Kemunculannya yang disertai kisah dramatis dan kreatif dengan mudah memikat hati anggota milis itu yang mayoritas perempuan. Mereka mengikuti dan membalas postingan Rona yang kian menarik. Sampai 2 hari yang lalu pada 28 oktober… Rona diberitakan meninggal dunia setelah disekap dan diperkosa oleh 2 penjahat yang mengikuti dari pasar swalayan hingga rumahnya. Sontak seluruh milis sedih bukan kepalang.
Wajar mereka terguncang, selama ini berita paling sedih yang mereka dengar hanyalah kisah tentang seekor kucing terlindas mobil pemiliknya sendiri. Dan pagi itu mereka harus menerima salah satu anggota barunya meninggal dengan sangat tragis. Anggota baru yang bahkan siang sebelumnya masih bersemangat. Waktu seolah terhenti, termasuk dirumah saya karena istri saya adalah salah satunya. Agar tak sedih berkepanjangan, semalam kami memutuskan untuk memburu asal muasal kabar ini. Sebagai sebuah kisah dramatis, kematian Rona sangat janggal. Pertama ia hanya dikabarkan oleh temannya teman-Rona yang bernama Donny Herrera (kuzworld@yahoo.com), kedua ada potongan berita yang ditulis dengan sangat buruk, lalu tak ada sumber berita lain yang bisa ditemukan. Dengan sedikit ilmu jurnalistik warisan kuliah, kami berdua langsung tahu bahwa berita ini 100% palsu. Bad copy, poor writer! Tanpa prinsip dasar 5W+1H, jelas levelnya dibawah koran Lampu Merah. Kami pikir si penulis justru dengan bodohnya membuat lubang jebakan sendiri. Kami berangkat dengan kata kunci pertama: Kuzworld, karena biasanya sosok fiktif tak lain adalah orang pertama yang mengaku mengenalnya. Old trick! Basi dan kurang pintar.

Tak perlu memahami SEO, pencarian sederhana di internet menunjukkan bahwa Donny Herrera (ternyata nama samaran) adalah pekerja iklan yang masih berusia dibawah 30 tahun. Nama aslinya tersebar di milis iklan, foto-foto di halaman social networkingnya memampang cuplikan event-event advertising, beberapa malah menunjukkan jati dirinya… juga almamaternya. Dan sesuai dengan tren yang berlangsung beberapa hari ini dapat dipastikan ia sedang menciptakan karakter palsu untuk mengejar tiket ke Bankok, via Daun Muda Award 2009.
Brief DM kali ini memang nyeleneh, saya belum mau menyebutnya inovatif karena inovasi selalu dikaitkan dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi orang lain. Sedangkan yang ini, saya tidak berani menilainya. Dengan mendorong pesertanya menciptakan karakter palsu via social networking, atau apa saja selama masih di dunia maya, brief ini berpotensi melukai kepercayaan jutaan anggota komunitas internet. Jika ini adalah dimaksudkan untuk belajar how to kill the old trick, semoga kita tidak sedang kesasar dalam memahami dunia baru. Internet memang berjalan sangat kencang menuju arah kita, tapi kita tak perlu menghadapinya dengan tergopoh-gopoh dan emosional. Ada banyak cara cerdas lainnya tanpa perlu menipu, mengkhianati bahkan mencederai.
Saya tidak mau membayangkan jika sosok-sosok baru yang muncul secara dramatis atau kisah-kisah yang mirip sinetron namun tampak nyata dalam beberapa pekan ini, pada akhirnya terbongkar. Kemarin saat Hariadhi dengan hoax Teh Botol Sosronya mengguncang, semua kursor tertuju pada komunitas periklanan, dan tentunya menusuk langsung Creative Circle Indonesia sebagai sang hoax bermuara. Banyak yang bersumpah serapah dan memaki. Dasar orang-orang iklan tak beradab! Teriak mereka. Kini berulang lagi dengan kekuatan berlipat ganda. Siap-siap saja ada 934 anggota milis pecinta kucing yang sudah menyiapkan caci maki untuk komunitas ini. Oh ya, anggap saja 934 orang itu punya keluarga dan teman, kalikan saja 4 jumlahnya kalau begitu. Dan itu baru satu milis, satu peserta, masih ada 245 peserta diluar sana. Untungnya deadline DM sudah berakhir kemarin. Semoga saja sang bola salju berhenti membentur dinding waktu.
Mereka yang bekerja keras menciptakan keamanan dan aturan kepercayaan di internet pasti menangis sejadi-jadinya jika mendengar kisah ini. Saya pikir, apa yang kita lakukan justru kontraproduktif dengan cita-cita mulia para penemu social networking dan pembangun internet. Jika internet adalah pisau bermata dua, sayangnya kita malah memilih sisi yang mencelakai. Kita memilih untuk berada disisi pekerja iklan yang melihat internet sebagai media yang bisa ekploitasi, dan penggunanya sebagai objek. Padahal jika ingin memahami internet, kita musti berada di sisi internet society yang mustinya saling berkontribusi. Nampaknya kita sedang menjadi serigala yang berbaju serigala. Semoga hanya karena saya saja yang berpikiran buruk sehingga analisa ini tidak perlu terbukti. Sukses selalu dan selamat jalan ke Bankok, hati-hati disana banyak yang palsu.
Fahroni Arifin
-Art Director, berusia dibawah 30 tahun, sayangnya tidak ikut DM-
57 Responses to “Rona dan Kisah Palsu di Daun Muda”
- 1 Pingback on Nov 2nd, 2009 at 4:39 pm
- 2 Pingback on Dec 3rd, 2009 at 12:03 pm
Kabarnya ada satu sosok yang mencitrakan dirinya sebagai penderita Leukimia yang membutuhkan support sekaligus memberi harapan bagi penderita yang lain. Leukimia itu tentang hidup dan mati, nggak main-main. Kalau benar, sungguh tidak berempati jika pura-pura peduli dan ikut merasakan, tapi begitu deadline award pergi dia menghilang begitu saja.
———————————————————-
Agar tidak mislead dg tulisan ini, berikut ada F.A.Q:
T: Apakah tulisan ini untuk mendukung salah satu peserta DM?
J: Tidak! Banyak teman saya yang jadi peserta DM, nggak mungkin saya mengangkat yang satu lalu menjatuhkan yang lain.
Haha… nyante aja Ron! Memang pasarnya yang genit. Beli BB cm bwt FB ma YMan, Communicator cm bwt sms-an, GPS cm bwt cari penginepan
Mungkin dg ikut-ikutan gagap, kita justru bisa memahami TA kita. Dan kl balik ke blog tadi kan dah jelas siapa TAnya, lha wong namanya disebut di blog hehe (sirik mode on* krn ngga bisa ikut DM) dan jelas TA mereka melek internet…
Soal euphoria cybermedia memang perlu saling mengingatkan bahwa Jkt is an anomaly. Pengguna internet di sini jelas ngga bisa dijadikan patokan bwt bikin campaign nge-grab pasar Jateng misalnya (apalagi Trenggalek yg bwt nonton TV aja harus masang antena setinggi 10 mtr)
Jd sudahlah… drpd ikut genit-genitan mereka, mending kita genit-genitan dg divisi sebelah wekkk…
Sebenernya kasusnya menarik Ras, selama briefnya diarahkan ke titik yang bener. Dengan brief terbuka kaya gini akan cenderung mislead di endingnya. Tapi bener tulisanmu, internet musti dihadapi dengan cermat, nggak perlu tergopoh-gopoh seolah kita tertinggal ribuan tahun. Yaa minimal kita bisa belajar banyak dari kasus ini, meski gak ikut bayar 300rb buat dapet briefnya, paling nggak kita bisa ngelihat hasil nyatanya gratis. Hihihi….
Ada pihak yang dirugikan gak mas? kalo nggak ada, mungkin hanya rugi perasaan sebal, jengkel, sedih aja kali yah?
si donny itu mungkin hanya mencari BUZZ di internet aja, tidak perduli positif atau negatif.
Ada gadis kecil penyayang kucing bernama Nada, kalau ini asli, yang lantas berteman dekat dengan Rona. Mereka sering berbagi cerita dan bersenda gurau lewat YM. Saat tahu Rona meninggal dengan cara seperti itu, Nada sangat terpukul dan kehilangan. Berhari-hari ia memikirkannya, karena baru kali ini Nada menemukan teman yang satu pikiran dengannya, namun harus kehilangan lagi dalam waktu yang singkat.
@Syarif: Yang kaya gitu kira2 merugikan nggak?
iya, makanya saya bilang rugi perasaan jengkel, sebal, sedih tadi itu. saya nggak ngerti soal creative periklanan, tapi saya tau sedikit banyak soal marketing. mungkin itu black campaign seperti yang waktu itu bikin hoax sosro?
permisi, saya dapet link dari CCI.
mau comment sedikit… pernah baca berita di antara.co.id gak mas? beritanya kurang lebih.. vulgar kaya gitu lho…
*maaf, saya gak ngerti soal DM. saya mahasiswi yang mau jadi copywriter*
ohh iya, tuh ada yg namanya ***** ****** *****. itu karakter dari NEO. mas fahroni kerja di NEO kan? coba liat komen komen tiap videonya deh. mungkin menjawab pertanyaan tentang Rona di atas tadi.
ia kaaa…aku tdinya KESELLLLLLLLLLLLLL BGT!! nnnn pngen tau siapa plaku pmbunuhann itu…tapi aku juga bngung….. knpa yah?? ka rona kn prnh crita sama akuuu trus koo yg tmennya itu fb’a ga bisa di add (yg ksih tau mninggal itu) si Donny itu loh…. tapi koo terang2an fb’a di blog??? aku yakinnn pasti ada apa2 DAN TERUNGKAPLAH ITU SEMUA!! MAKASIH YAHHHHHHHHHHHHH KA FAHRONI…. punya fb g ka?? add aku yah di namiaw_nada_catlovers@ymail.com
@ Mas Fahroni..
Saya sudah lihat youtube.com tentang ***** ****** *****..
Saya malah heran baca komentar2 yg menyerang dia..
Sebagai salah satu dari anggota milist di mana tokoh rekaan Rona hasil karya cipta oknum manusia (manusia itu seharusnya penuh cinta kasih), yaitu DRB berhasil mempermainkan perasaan kami semua, tentu saja kami menyayangkan dan mengutuk kejadian ini.. Sekaligus saya ingin memprotes adanya Daun Muda Award, yang pada pelaksanaannya ternyata lebih banyak mendatangkan akibat mudaratnya daripada manfaatnya.. Menciptakan oknum2 manusia lainnya..
@Nada..
Sebagai orang yang tergolong usia dewasa, perilaku DRB sangat tidak pantas dan sangat memalukan..
ia tuhhhhh pdhakl kan udah dewasa kan?? aku blumm hohoh
Nada.Jangan sedih lg ya!tau gak se?selama perjalanan pulang dari kantor barusan aq ketawa ketiwi sendiri,kalo inget tingkah laku aku dr kmrn,kayak orang gila,marah,sedih kehilangan temen pesbuk yg baru aq add tgl 27 oktober 09 itu,ternyata..
Gak pa2 milist qt jd terkenal.. hehe.. nad.. aq orang beneran lho bkn orang2an,hehe..
wah.. kalo gitu, milis nya terkenal berkat Rona dong.
@Donny..
Milist kami nggak gila narsis dan nggak perlu publikasi kok.. Tokoh Rona, sama sekali nggak ada gunanya.. Jadi kasian aja tuh, sama pencipta tokoh Rona, yg keburu ketauan belangnya.. Terpaksa deh dia putar otak cari strategi “hitam” lain..
milis kita mah udah terkenal dari dulu dunks…..
tempat berbagi cerita yang seru….
hehehheeeeeeeee…..
kiky dan kuba
@Lisa: Tapi masih ada 5W+1Hnya kan?
@orlhjhs or whatever: Hehe betul itu karakter yang diciptakan salah satu temen kantor. Tapi dari NEO kan nggak cuma satu, masih ada yang lain. Saya sengaja memposting tulisan ini setelah deadline DM usai, sekadar untuk menghormati temen-temen peserta DM yang sudah bersusah payah. Ini obyektif koq, karena ada beberapa temen dekat saya peserta DM yang justru tertusuk tulisan ini. Tapi apakah pembuat ***** sedikit diuntungkan, saya pikir tidak karena lombanya sudah usai. Hehe kalo kamu masih bangga dengan apa yang telah kamu lakukan, maka selamat…
@Nada: Senang berkenalan denganmu, jangan takut menemukan teman baru, masih banyak yang asli diluar sana koq. Hehe.
@Temen-temen milis pecinta kucing: Selamat datang di blog ini ya, senangnya akhirnya punya teman-teman baru yang memang asli (untung DM sudah usai).
@Pita: Sebetulnya ***** adalah salah satu peserta DM juga. Meski dia adalah karakter palsu, tapi saya setuju dengan pesan utama penciptanya: Hati-hati menggunakan identitas di Internet, apalagi kalo berkaitan dengan orang banyak.
@All: Setelah membaca komentar temen-temen pecinta kucing diatas, Anda tahu kan bahwa tindakan kita di dunia maya bisa berimbas sangat nyata bagi orang lain. Hehe.
tadi diatas lu ngomong kalo lu disini berbicara sebagai orang netral…
Ini kata2 lu:
” Ini ada peserta yang gayanya beda, dia justru mau membongkar karakter-karakter palsu itu, kata-katanya menarik. ”
kata “menarik” menurut lu itu netral yaa??
jangan berfikir bahwa kita semua disini bodoh kaya startegi lu dan temen sekantor lu yang bodoh buat karakter bhumi dongg…
coba lu liat lagi postingan lu tentang “RONA” utk melihat siapa penyebar beritanya /tim sukses dari karakter ini, ya liat aja siapa yang koar2… sama kaya lu kan yang berusaha nyebarin sisi baik dari “***** *******”? lu kan temen sekantor nya?? HAhaha.. ketauan.. lu ngomong tentang karakter ini di masa dimana karakter lain udah gak bisa ngomong lagi (30Oktober).. otomatis berita lu ini jadi menonjol sendirian kan?? cukup pinter sedikit… itu trick lama boss…
@Orang Sportif: Waduh capek deh ngomong sama yang beginian. Bukannya udah dijelasin kalau tulisan ini diposting setelah deadline? Jadi dipastikan tidak akan menguntungkan siapapun. Sekali lagi, pada dasarnya sudut pandang saya maupun Bhumi mirip koq: Hati-hati dengan kita lakukan di internet, apalagi jika berkaitan dengan khalayak. Jadi apa salahnya saya menyetujui sikapnya, seperti halnya kamu tidak setuju dengan saya. Jangan ngalihin isu deh.
Untuk menjaga obyektifitas saya dalam memposting artikel ini, maka berikut ada hal-hal yang perlu dicermati:
1. Saya sengaja memposting ini setelah deadline, agar tidak ada yang diuntungkan.
2. Beberapa peserta DM adalah teman baik saya, pun mereka juga menciptakan karakter palsu yang merugikan, sangat beresiko bagi saya tentunya, namun tentunya saya berhak menyampaikan opini pribadi lewat blog ini.
3. Saya menghapus salah satu komen yang berisi link serta nama salah satu karakter palsu, agar kecurigaan itu tidak ada lagi.
4. Bagi teman-teman periklanan yang kebetulan tidak setuju, mari kita berdiskusi dengan elegan, tunjukkan bahwa kita orang-orang komunikasi yang fokus pada isu utama, bukan remah-remah disekitarnya.
Hayo, sudah malam.. Segera bobo.. Weekend gitu loh.. Yang bernafsu harap dilampiaskan, yg emosi harap ditenangkan. Aaammiinn..
Gue awalnya suka banget ikutan daun muda… kita ngebangun karakter dg konsep yg oke, tapi 6 hari terakhir gue ngerasain aneh mesti jadi manusia lain. Gue udah ngeboongin orang lewat karakter fiktif gw padahal dia tulus banget mau berteman. akhirnya gue hentiin tapi tetep gw kirim pas deadline. Sampe sekarang gue masih ngerasa beban moral banget.
om ron tapi beberapa orang yang percaya dgn karakter tsb walau akhirnya merasa tertipu itu membuktikan klo mereka dah berhasil jawab brief DM nya don? hehe
Halo Dith,
Jujur saja obyektif dari DM ini sangat menarik dan segar. Sepertinya pembuat brief ini ingin mengajarkan kita bagaimana membuat iklan yang tidak terasa iklan melalui medium internet. Caranya adalah dengan menyelami internet dan kehidupannya melalui karakter2 itu, menyampaikan pesan2 secara halus tanpa orang sadar. Sayangnya briefnya terlalu luas sehingga cenderung diterjemahkan sebagai penciptaan karakter palsu yang membohongi orang lain. Saya juga nggak bisa menciptakan brief yang benar untuk mendukung obyektifnya, namun memang penciptaan brief bukan wilayah saya.
Mungkin saja ada beberapa peserta yang pada akhirnya berhasil menerjemahkan brief sehingga mencapai hasil positif. Tapi beberapa yang lain justru menciptakan kekacauan. Saya pikir, kekacauan atas karakter palsu bukan hal yang diinginkan oleh pembuat brief. Jadi buat temen-temen yang ngerasa karakternya tidak cukup kuat dan bahkan merugikan pihak lain, harus merelakan uang pendaftarannya nggak balik dalam bentuk apapun.
Huft.. Udah ahh gak mau ikut2an lg,jd takut ama dunia maya.. aq mau main ama kucing aq ajja ahh..
TFS!
sebelumnya gue udah minta maaf ke milist pecinta kucing.
Tapi di luar semua karakter kontroversial yang dilakukan semua peserta DM lakuin… DM kali ini beneran beda. really really beat down the old tricks.
yang gue kutip dari forum adalah semua ini tidak bisa dihindari di dunia maya yang nyata-nyata penuh dinamika.
yang paling membingungkan, bukannya anak creative plg muak sama brief2 yg gantung n menerawang entah kemana, krn kita bakal berantakan ngerjainnya n otomatis output juga gak maksimal.
nah di ajang creative award ini kok malah dpt brief yang ngambang ya??
@Donny: Selamat datang & salam kenal. Dengan sikap kesatria-mu, saya pikir teman-teman disana pasti akan memaafkan dengan hati terbuka.
The Internet is so big, so powerful and pointless that for some people it is a complete substitute for life - Andrew Brown
Ogi: “anak creative plg muak sama brief2 yg gantung n menerawang entah kemana, krn kita bakal berantakan ngerjainnya n otomatis output juga gak maksimal.” thats the old tricks bro! :p *sotoy gilaaaak gue! LOL*
Fahroni: yeap! saya mungkin musuh terbesar mereka untuk sekarang.
salam kenal Juga Fahroni!
objectivenya DM itu kan menjadi TERKENAL dan DISUKAI banyak orang.
so si Rona sudah berhasil TERKENAL tapiii end up dengan di BENCI banyak orang.
well, itu gak jawab brief lah ya….
yaa.. Rona sih sempat disukai bahkan bersahabat sama Nada (disebutkan beberapa kali di atas).. sampai batas deadline. setelah jam 00:00 30 Oct 2009, KATANYA sudah tidak masuk ke dalam penilaian.
makanya Rona meninggal pas sehari-dua hari sebelum deadline.
tapi… tau apa sih gue… anak kemaren sore boss! mana tau sih gue soal ngejawab brief yang bener… :p
Donny Herrera menulis:”sebelumnya gue udah minta maaf ke milist pecinta kucing.”
Maksudnya: “Titip email permohonan maaf ke Fifi, untuk disampaikan ke milist pecinta kucing..” Maaf mas Fahroni.. Ini bukan sikap Ksatria namanya..
Pertemanan di milist pecinta kucing selama ini dibangun dengan landasan kasih sayang yang tulus, tidak hanya ke para kucing, tapi juga kepada sesama anggota milist.. Kegembiraan satu orang adalah kegembiraan bagi semua.. Begitupun sebaliknya bila ada kedukaan. Sehingga kami sangat marah dan terpukul atas kebohongan publik yang telah Sdr. Donny lakukan.
Terlebih apa yang dia lakukan kepada adik kecil kami, Nada.
Betapa Nada merasa bersalah karena tidak bisa menepati janji membuatkan poster buat “Kak Rona”.
Dan hari ini, saat Nada tau ttg siapa “Rona” sebenarnya, dia sangat terpukul dan merasa karena dia anggota milist paling kecillah sehingga kepolosannya adalah sasaran empuk untuk disalahgunakan.
Saat ini kami mencoba menerima dengan ikhlas (titipan) permintaan maaf Sdr. Donny. Hanya saya menyayangkan setelah dia melukai perasaan kami, ternyata dia tidak berani menyampaikannya dengan terbuka dan secara langsung di milist kami..
Jangan2 permintaan maaf dan penyesalannya juga fiktif nih..??
Kami ini pecinta kucing yang nggak suka berurusan dengan yang fiktif2 dan palsu2, karena kasih sayang kami asli.. Bukan rekayasa..
Mending sayang2 kucing lagi aja.. Yang palsu2 ke laut aje..
betul ka pita….. knpa minta maafnya ga lgsung ajah ke milis?? harus di forward dulu ke milis?? payah nih….. berbohong itu dosa looooo
tapi klu cerita tuh jngn yg parah2 dunkk….kyk soal rumah tangganya rona tuh kan parah bgttt gmna si???
Opini yang bagus! Baru nyadar kl akibatnya nyata banget ya. Yang kaya gini ga pnah kepikiran waktu baca briefnya. Anyway aku setuju banget sama Ogi.
Don don.. Tolong diselesaikan.. What’s makes a person a someone is not how he started things but how he ends it.
Despite the DM brief yg kurang sempurna, loe dengan kebaikan hati loe bs menyempurnakannya..
Btw suka kucing ga don? Meong..
daun muda itu apaan? milist pecinta kucing itu apaan? yang dibintang2 itu bacaannya apaan? old trick itu apaan? Btw, Roni suka kucing, yah?:) *berlalu sambil makan tahu*
hehehe….. iseng2 ngunjungin blog nya si ronn… tau2 baca ini… ga ngerti gue… ekekekeke… maklum… bukan tukang tulis sih…
Ada yang punya brief lengkapnya gak? Penasaran kaya gimana sih sampe hasilnya bisa ngaco gini. Thx.
Brief Daun Muda Award:
Nama lengkap: nama boongan
Jenis kelamin: kelamin boongan
Tanggal lahir: tanggal boongan
Dengan sedikit informasi itu, hidupkanlah dia. Dengan seizin kami, jadilah Tuhan baginya.
Ciptakan raga untuknya. Tiupkan jiwa ke dalam tubuhnya. Tanamkan kepribadian yang unik pada dirinya. Suntikkan kecerdasan dan kreativitas baginya. Tambahkan emosi sebagai pengimbang. Berilah dia impian, hasrat, minat, kesukaan, dan hal-hal lain yang dibutuhkan.
Paanteesaann!!! Brief ini menurut gw gak layak tuk nyaring Daun Muda… ini mustinya tuk BG Award doang. Trus ngarepin dapet hasil yg bisa ngelawan peserta Young Lotus dari negara lain? Hahaha!
Buat semua hal…
pasti ada pro dan kontra…
klo menurut bung Fahroni postingan ini benar,
belom tentu yang laen mikir gitu juga…
so welcome to the world…thats how war created…
gak perlu lah ngomong sapa yg bener ato merasa bener…
liat ajah diri lo sendiri sob…
NB: untuk brief DM sebenernya oke2 ajah kok (tinggal kemampuan ngebaca brief ajah sob….) pertanyaannya; mampu gak lo???
Gue gak ngebela siapapun ya… tapi lo pikirlah kira2 kalo briefnya ngambang gini terus elo ngarepin dapet hasil yang kaya gimana? emang orang kreatif tuh cenayang? bikin iklan gak cuma jago mikir kreatif tapi juga musti berawal dari brief yang sharp. kasus ini menurut gue briefnya arahnya bener tapi jauh dari sharpness. end result dan risknya bisa ditebak tapi seems like dibiarin. ah udahlah capek kalo ngomongin DM. tiap taun masalahnya sama dan mereka gak keliatan ngebenerin koq. gue gak akan komen lagi de.
@ pemilik blog: bakal banyak yang kesel sama elo man, terutama panitianya. hahaha.
Well, oke ini sepertinya akan jadi tanggapan saya terakhir juga. Silahkan kalau mau berdiskusi, tapi yang elegan ya
Makasih buat yang udah ngasih dukungan, cacian atau kritikan untuk tulisan ini. Menurut shiny stat ternyata ini adalah tulisan yang paling banyak dikunjungi, juga paling luas asal pengunjungnya, ada yang di Tomang, Bintaro, Semarang, sampai Washington, meski bukan itu niat awalnya. Juga untuk e-mail, komen, sms & YM, banyak yang tidak setuju, tapi setelah saya hitung juga ternyata lebih dari 70% mendukung tulisan ini. Landslide.
Tujuan awal dari tulisan ini adalah memperbaiki kekacauan yang ada di milis pecinta kucing, serta kekacauan lain jika ada disuatu tempat sebagai akibat dari munculnya sosok-sosok palsu peserta Daun Muda Award. Dan saya yakin, setelah terkonfirmasi lalu ada permintaan maaf dan pemberian ampun, lalu muncul kelegaan maka tulisan ini menjadi tidak relevan lagi jika diperpanjang sampai kepada konflik personal. Jika untuk keperluan koreksi atau peningkatan kualitas, dengan senang hati mari kita lakukan bersama.
Makasih juga untuk temen-temen yang memperingatkan bahwa si A, atau B atau kelompok C akan marah dan memusuhi bla-bla-bla. Tapi nggak perlu khawatirlah, semuanya sudah dewasa dan inilah gunanya blog, untuk menyampaikan opini pribadi apapun resikonya. Tentu akan lebih mengkhawatirkan jika ada sesuatu yang tidak beres lalu kita berdiam diri bukan? Saya tidak akan membela diri atau membenarkan lagi, karena semua hal yang harus saya sampaikan sudah saya tulis di komen-komen diatas. Jadi silahkan dibaca ulang jika perlu.
Daun Muda Award sudah usai, semua entry sedang dinilai, atau mungkin sudah muncul finalisnya. Dan saya dapat kabar dari salah satu panitia, mereka akan menjawab berbagai hal dalam beberapa waktu kedepan. Kita tunggu saja. Akhirnya, maaf bagi yang terlukai tulisan ini, semoga menjadi koreksi bagi saya.
Dan tulisan berikutnya, tentang Google Android
@ Fahroni: kemaren-2 cuma bisa baca e-mail via hape, sempet liat cerita rona coz aq juga anggota milis pencinta kucing en temenan sama Nada segala via FB. Tapi karena lagi sibuk banget ama kerjaan, aq gak bisa nanggepin apa-apa. Cuma sibuk bertanya-tanya sendiri, ” Ada apa sih?” (parah niy, aq tulalit abisss…hehehe). Baru sekarang sempet baca seutuhnya en akhirnya ngerti what was going on. Thanks udah bikin aq ngerti cerita seutuhnya tentang Rona ini. Dari pertama aq dah mikir kalo Rona ini palsu namanya, tapi sama sekali nggak mikir kalo ternyata palsu semua…hehehe….dasar aq emang tulalit kalo lagi tenggelam dalam kerjaanku yg bertubi-tubi itu….
@ Nada: semoga udah hilang keselnya. Jangan khawatir, nggak semua yg didunia maya itu palsu, aq asli kok. Aq juga beberapa kali “ketipu” yang palsu-palsu di internet, tapi emang udah siap mental sejak semula. Namanya juga dunia maya, diawang-awang en nggak nyata. Susah laah tau mana yg asli mana yg palsu. Take it easy ajah yaaaa….
@ Semua anggota milis Pencinta Kucing: tanpa si palsu itu, milis kita udah terkenal kok…..
salam dari mamanya Satchi da cat (kucing anggora yang lebih senang jadi kucing pribumi)
sebenarnya brief apapun yang dikeluarkan asal bisa disiasati dengan baik tentunya bisa dicari jalan keluarnya sehingga tidak 100% bertujuan membohongi publik.
cuma mau cerita saja.. Jujur saat menerima brief itu yang kami pikirkan adalah
1. kami mendapatkan karakter seorang pria (saya dan teman saya peserta lainnya adalah wanita) yang jelas kami tidak bisa menciptakan karakter artis dadakan yang bisa berbugil ria di kaskus sehingga mengundang bergelas-gelas cendol.
2. kami tidak tahu bagaimana membuat dia dicintai sementara kami tidak bisa memasang wajahnya yang memang tidak ada. karena jelas di brief tertera “Dicintai lawan jenisnya” (baca: bukan dibenci sehingga saya bisa menciptakan karakter pembom laskar jiong misalnya…)
3. kami tidak tahu seberapa besar kans mendapat teman di facebook mengingat kebanyakan wanita mulai berhati-hati menerima pertemanan pria-pria tak di kenal di facebook
4. kami tidak sanggup dengan beban moral bila kami tertangkap basah membohongi publik.
lalu yang kami lakukan adalah: mencoba membuat gerakan yang digagas oleh si tokoh. Gerakan kami tidak muluk, tidak bombastis, cita-cita kami akhirnya adalah supaya menang atau tidak menang lomba ini gerakan ini masih bisa berlanjut dan karakter kami masih bisa hidup. Tidak dipandang lagi sebagai siapa si tokoh fiktif ini tapi lebih ke “apa sih yang diupayakan” oleh tokoh fiktif ini.
hari demi hari berupaya memajukan gerakan ini kami makin mencintai karakter yang kami bangun. Kami menjadi dirinya merasa dia ada, bersahabat dengan teman-temannya, berimajinasi apa yang dia lakukan, dia pikirkan, dia inginkan. Kami mencintai dia dan begitu bahagia waktu gerakan-nya di respon oleh sahabat-sahabatnya.
kami sadar target kami tidak tercapai. tapi kami merasakan kehilangan yang begitu besar saat setelah tanggal 30 kami “tidak boleh melakukan aktivitas” lagi. Masih banyak respon yang masuk, masih banyak pertemanan yang belum di approve…
satu harapan kami cuma.. setelah tanggal 3 kami boleh melanjutkan gerakan ini dan membuat cita-cita kami tercapai tak pedului kami menang DM atau tidak Thailand tak begitu penting lagi…
mungkin kami membohongi publik? atau kami membohongi diri sendiri? atau kami terlanjur jatuh cinta pada karakter ini?
@Donny Herrera : kapan anda minta maaf ke milis pecinta kucing?
Bagi saya anda adalah seorang pengecut, sampai untuk minta maaf saja harus nitip seseorang.
Tapi saya berterima kasih kepada anda, dengan adanya kisah ‘Rona’, saya terbuka wawasan saya agar tidak langsung percaya apa yg kita dapat ( baca ) di suatu milis atau forum.
ia tuh ka dony….ayo dunk minta maaf.eheheh piss yah…damai2 ga da prselisihan lagii tapi kk minta maav dlu dunk sm tmen2 miliis…itu cuma saran yahh
baru baca di kaskus, ada berita kematian salah satu kaskuserwatinya yang terkena kanker darah tapi akibat pengalaman dengan “Rona” saya langsung menanggapi dingin dan kembali pada pola pikir awal ketika berkenalan dengan internet = semua yang ada didunia internet itu maya dan tak nyata….
tp kaskuserwati yang meninggal itu memulai postingnya tanggal 3 april mungkin juga dia bener ada yah mungkin jg dia bukan HOAX yah, ah tapi sudahlah, saya kapok terbawa emosi lagi menanggapi tokoh dalam dunia maya yang bahkan tidak pernah saya lihat, temui atau mengetahui data2 nyata sebagai tanda bahwa dia mahkluk yang eksis….
Saya juga penulis, tapi penulis non fiksi, karena saya engga bisa menciptakan tokoh HOAX seperti “Rona” atau yang lainnya yang bisa merebut simpati ratusan orang dari ceritanya yang menyayat hati…
baru tau lo ternyata brief dari DM membuat banyak orang merasa tersayat hatinya tapi buatku sipembuat Rona ini patut bangga karena da yang merespon melalui berbagai comment walau dengan bahasanya sendiri-sendiri salut..
kembali ke mas fahroni arifin yang penting “Jika ini adalah dimaksudkan untuk belajar how to kill the old trick, semoga kita tidak sedang kesasar dalam memahami dunia baru”. seperti kategori ini
salam kenal..
Gue juga salah satu peserta dari DM award ini, hal pertama yang gue soroti adalah semakin pintarnya PPPI dalam menjaring peserta, kalau “old trick”-nya dulu adalah brief dipost dulu, lalu berlomba-lomba orang berusaha meng-crack brief itu guna menghasilkan karya terbaik yang pantas dikirimkan, kalo sudah dikirim dan didaftrakan baru dikenai kewajiban untuk membayar uang pendaftaran.
Tapi itu old trick dan profitnya gak maksimal dong, so let’s kill the old trick and come out with a new trick, siapa aja yang mau ikutan bayar dulu dong, abis bayar baru deh brief-nya dibagiin.
Begitu baca briefnya asli yang pertama gue bilang adalah Ban@#at!!! brief apaan nih, gak ada isinya, gak ada patokan juga dalam penilaiannya, dibilangnya karakter yang paling menarik-lah yang berhak menjadi finalis, nah tolak ukurnya apa???? Ini kan cenderung sangat subyektif (yah tanpa mengecilkan profesionalitas para juri yang menilai sih), bottom line menurut gue secara pribadi sih, ini adalah salah satu brief DM yang paling sucks, kesannya mau catch up dengan pemberdaya-gunaan dunia digital yang sudah booming di dunia periklanan internasional tapi dilakukan dengan cara yang sangat tidak elegan, yah tapi itu cuma pendapat gue sih……
Willy: seperti yang sudah saya tulis di permohonan maaf yang saya titipkan ke Mbak fifi, saya sudah keluar dari milis tersebut. jadi saya tidak bisa mengirimkan langsung ke milis pecinta-kucing. Mas Willy boleh menganggap saya pengecut, atau apa saja lah… tapi sepertinya mas Willy tidak membaca dengan cermat.. surat permohonan maaf saya.
Nada: Mohon cek E-mail kamu yah? dan saya mau mengucapkan terima kasih… karena Nada sudah menanggapi permohonan maaf saya dengan positif.
@ ka dony: ia kaa..sama2 yahhhh ntar deh aku lampirin permintaan maf kaka..ok?? tapi bukannya bisa yah klu kk kirim ke pecintakucing@yahoogroups.com?? ntar deh yahhhh
Ini adalah sepenggal kalimat penutup dari panitia DMA. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita semua, makhluk yang berekosistem di dunia maya, silahkan baca selengkapnya di: http://tinyurl.com/panitia-DMA
—————————————————————————–
Mereka yang tidak benar-benar memahami brief, logika, dan peradaban di social media menciptakan hoax, melakukan negative campaign, membuat kekacauan. Mencari jalan pintas demi terkenal dengan melanggar segala etika: ada yang mengaku mau mati, ada yang mengaku kehilangan anak, ada yang mengaku diperkosa. Menyebalkan!
Dan kami menarik garis tegas untuk membuang itu semua. Tak satupun kampanye negatif yang kami masukkan bahkan ke dalam daftar calon finalis (shortlisted). Sebab kami percaya, cara-cara semacam itu tidak akan pernah berhasil dalam jangka panjang. Kami menyakini, tetap ada wisdom dalam sebuah crowd, yang bakal menghukum setiap perbuatan yang menyebalkan. Kami tak sedikit pun ragu, akan ada sanksi sosial bahkan dalam pergaulan sosial yang cuma ditautkan dengan ID, nickname, dan sejenisnya.
—————————————————————————–
Baca juga catatan Dewan Juri DMA:
Sesek: http://blog.citrapariwara.org/?p=116
Panata Harianja: http://blog.citrapariwara.org/?p=112
Ismet: http://blog.citrapariwara.org/?p=109